Senin, 15 Oktober 2012

Maka Bersyukurlah

      Sore ini ketika suatu rencana tak berjalan sesuai dengan keinginan diri, sempat terbesit rasa kecewa dan hati pun mulai tergoda untuk mulai mengeluhkan ini dan itu.

Namun begitu cepat Allah menampakkan kuasaNya.
Hingga diri menjadi begitu malu dan tak berarti apa-apa.

Seorang lelaki tua lewat tepat dihadapanku
Membawa potongan-potangan kayu yang cukup besar dipundaknya.
Ya Allah, begitu berat beban hidup yang harus ia pikul.
Terlebih untuk tulang-tulangnya sudah renta.

Astaghfirullah….
Apalah arti permasalahan ku selama ini?
Tidaklah lebih dari kumpulan masalah-masalah kecil yang seringkali didramatisir.

Sungguh malu rasanya, bila setelah ini aku masih saja mengeluhkan kehidupan yang telah Allah berikan.
Sementara ribuan orang di luar sana sangat mengidamkan apa yang telah ku dapatkan sekarang.

Keluarga, tempat tinggal, pendidikan dan berbagai peluang maupun kesempatan untuk berkarya.
Semuanya telah ku miliki tanpa harus bersusah payah sebelumnya.
Tetapi Allah lah yang memberikannya dengan gratis dan cuma-cuma !
Yang Allah inginkan hanyalah agar aku dapat selalu mensyukuri karunia-Nya yang tak terhingga.
Lantas mengapa aku bisa lalai dan lupa?!

Astaghfirullah…astaghfirullah…astaghfirullah hal adzim…

Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung.

”Barangsiapa yang bersyukur maka hal itu adalah untuk (kebaikan) dirinya sendiri. Barangsiapa yang ingkar, sesungguhnya Tuhan itu Maha Kaya dan Maha Mulia.” (An-Naml: 40)

“Jika kamu bersyukur, maka Aku akan menambah (nikmat) itu kepadamu, dan jika kamu ingkar maka sesungguhnya siksa-Ku sangat pedih.” (Ibrahim: 7)

Saudariku... mari kita senantiasa bersyukur akan nikmat yang telah Allah berikan. Biasakanlah lisan dan hati kita untuk selalu memuji dan membesarkanNya, hingga tiada lagi tempat kekufuran yang pada akhirnya hanya akan mendatangkan murka dan kehinaan dihadapanNya.

(dhini iffansyah)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Orang Islam itu adalah orang yang orang-orang Islam lainnya selamat dari ucapan lidah dan perbuatan tangannya. (HR.Bukhori)