Minggu, 20 September 2015

Where is Love?

Dimanakah cinta berada?
Di hati?
Di akal pikiran?
Atau di setiap perbuatan?

Bukan…

Ini bukan tentang kisah romantis di antara dua insan yang saling jatuh cinta.

Ini tentang seseorang yang mulai kehilangan cinta pada dirinya.

Apa yang ia rasakan, pikirkan dan lakukan dalam kehidupannya..
tak ada yang memuaskan.

Membosankan..
menyebalkan..
tak berguna..
dan sia-sia.

Tak ada lagi cinta tersisa untuk dirinya. Lantas bagaimana?

Haruskah berubah?
Berlari mencari cinta yang terlanjur pergi.

Namun bila tak terkejar..
bila tak juga ditemukan..
Kecewa itu pasti akan semakin menjulang.

Selama ini mengira patah hati karena cinta tak terbalas itu begitu menyakitkan.

Ternyata, ketidakmampuan mencintai diri itu lebih menyedihkan.

Selama ini mengira dipandang rendah oleh orang lain itu membuat sangat tertekan.

Ternyata, rendah diri dan tak percaya diri itu lebih menghancurkan.

Ternyata…

Dalam hidup ini, musuh yang paling membahayakan adalah rasa benci pada diri sendiri.

Dia melemahkan…

Perlahan… merenggut harapan kebaikan di masa depan.

(dhini iffansyah)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Orang Islam itu adalah orang yang orang-orang Islam lainnya selamat dari ucapan lidah dan perbuatan tangannya. (HR.Bukhori)