Sabtu, 04 Februari 2012

Lelaki yang Ku Damba


Lelaki yang ku damba bukanlah yang bisa memberiku harta
Tapi yang bisa membantuku menjadi ahli surga,
Lelaki yang ku damba bukanlah yang tampan rupawan
Tapi cukuplah membuat hati ini tertawan,

Yang ku harap bukanlah yang menghadiahkan intan permata
Melainkan yang sanggup mempersembahkan padaku samudera cinta,
Yang ku nanti bukanlah pujangga perangkai kata mesra
Melainkan seorang imam dalam bahtera rumah tangga,

Lelaki yang ku damba akan tetap bersamaku dikala duka
Dan mengajariku untuk tegar. .
Lelaki yang ku damba tak ‘kan tega membuat hatiku terluka
Dan menasehatiku dengan sabar. .

Lelaki yang ku damba memilihku karena Allah
Menjaga dan membimbingku ke jalan Allah
Menentramkan jiwa hingga akhir masa terpisah
Hingga dipertemukan kembali di taman firdaus-Nya yang indah

(dhini iffansyah)

Sabtu, 01 Mei 2010

Lingkar Baru Hidupku

"Memangnya apa yg dilakukan oleh para tiran itu padaku? Surgaku ada di dalam hatiku, tiada pernah ia meninggalkan diriku. Jika mereka memenjarakan aku, itulah ia rehat bagiku. Jika mereka mengusirku, itulah rihlah, wisata yg indah. Jika mereka membunuhku, itulah citaku: menemui Rabb-ku dalam syahadah." 
(Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah)

Semakin dekat dan masuk dalam lingkaran ini...
Lingkaran yang menyadarkanku tentang tujuan hidup yang sesungguhnya
Tentang keberanian dan kebahagiaan sejati
Pengorbanan dan totalitas untuk meraih kebaikan diri dan orang lain
Suatu hal yang tak kan lekang terbatas waktu dunia
Namun hingga mencapai surga firdaus-Nya

Lingkaran yang mengajarkan pada kami tentang cara bersahabat dengan rasa sakit
Mensyukuri segala kondisi yang tlah terjadi, sebagai ketetapan dari Sang Khalik, Pencipta kami
Bersabar dengan setiap hinaan makhluk-Nya yang coba mengikis iman dan ketaatan
Bersabar pula dengan sanjung puja dan kemudahan yang dapat membuat diri ini terlena dan lupa

Apapun, bagaimanapun... saksikanlah bahwa aku seorang muslimah.

(dhini iffansyah)

Senin, 25 Mei 2009

Sesak

Sesak..
Berikan sedikit ruang gerak
Agar mampu lepaskan penat

Sesak..
Jiwa terhimpit dengan amanat
Membelenggu kaki begitu erat

Sesak..
Tataplah hati dengan lekat
Akan ada sisi yang mulai retak

Sesak..
Saat mimpi tertutup kabut pekat
Berharap semua berlalu dengan cepat

Sesak..
Detik-detik mulai menghentak
Membuat nafas semakin berat

Sesak..
Saat kemarahan hampir meledak
Biarkan ku menjaga jarak


(dhini iffansyah)