Senin, 20 Februari 2012

7 Keajaiban Manusia


1. Katanya muslim yang beriman, tapi kok sholatnya mudah ditinggalkan, ngakunya sih kelupaan karena gak ada yang mengingatkan.
>> "Maka datanglah sesudah mereka pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka kelak mereka akan menemui kesesatan," (Maryam: 59).

2. Katanya takut sama setan, tapi kok malah dijadikan teman, sering diajak bertigaan sama si dia yang ngajak kencan.
>> “Janganlah seorang laki-laki dan wanita berkhalwat (berduaan), sebab syaithan menemaninya. Janganlah salah seorang di antara kita berkhalwat, kecuali wanita itu disertai mahramnya” (HR. Imam Bukhari dan Iman Muslim dari Abdullah Ibnu Abbas ra).

3. Katanya punya harga diri, tapi kok berpakaian yang gak syar’i, pas digodain sana-sini malah berdalih “ini kan hak asasi…”
>>”Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin,”Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu.” (Al-Ahzab: 59)

4. Katanya pengen hidup tenang, tapi kok jarang baca Qur’an, wajar aja kalau hidup jadi gak karuan.
>> Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu nasehat dari Rabbmu (Al-Qur’an) dan penyembuh bagi penyakit-penyakit dalam dada (hati manusia), dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman (Yuunus: 57).

5. Katanya punya cita-cita membahagiakan orang tua, tapi kok kelakuannya bikin sakit kepala, tiap hari ngabisin waktu dan uang untuk hal yang sia-sia.
>> "Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang Ibu Bapanya, Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. Maka bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang Ibu Bapakmu, hanya kepada-Ku-lah kembalimu." (Luqman : 14).

6. Katanya mendambakan pasangan yang shalih/shalihah, tapi kok beramalnya susah, jarang ibadah, ke pengajian juga gak pernah.
>>“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” (An-Nur: 26)

7. Katanya berharap masuk surga, tapi kok hobinya main dipinggir jurang neraka, berbuat maksiat seolah sudah biasa.
>>“Sungguh ada dari umatku beberapa kaum yang menghalalkan atau menganggap halal perzinahan, sutera, minuman keras, dan musik-musik.” (HR. Bukhari - diriwayatkan dalam Shahih Bukhari, Abu Malik al Asy’ari)

“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Az-Zumar: 53)


Sabtu, 04 Februari 2012

Lelaki yang Ku Damba


Lelaki yang ku damba bukanlah yang bisa memberiku harta
Tapi yang bisa membantuku menjadi ahli surga,
Lelaki yang ku damba bukanlah yang tampan rupawan
Tapi cukuplah membuat hati ini tertawan,

Yang ku harap bukanlah yang menghadiahkan intan permata
Melainkan yang sanggup mempersembahkan padaku samudera cinta,
Yang ku nanti bukanlah pujangga perangkai kata mesra
Melainkan seorang imam dalam bahtera rumah tangga,

Lelaki yang ku damba akan tetap bersamaku dikala duka
Dan mengajariku untuk tegar. .
Lelaki yang ku damba tak ‘kan tega membuat hatiku terluka
Dan menasehatiku dengan sabar. .

Lelaki yang ku damba memilihku karena Allah
Menjaga dan membimbingku ke jalan Allah
Menentramkan jiwa hingga akhir masa terpisah
Hingga dipertemukan kembali di taman firdaus-Nya yang indah

(dhini iffansyah)

Sabtu, 01 Mei 2010

Lingkar Baru Hidupku

"Memangnya apa yg dilakukan oleh para tiran itu padaku? Surgaku ada di dalam hatiku, tiada pernah ia meninggalkan diriku. Jika mereka memenjarakan aku, itulah ia rehat bagiku. Jika mereka mengusirku, itulah rihlah, wisata yg indah. Jika mereka membunuhku, itulah citaku: menemui Rabb-ku dalam syahadah." 
(Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah)

Semakin dekat dan masuk dalam lingkaran ini...
Lingkaran yang menyadarkanku tentang tujuan hidup yang sesungguhnya
Tentang keberanian dan kebahagiaan sejati
Pengorbanan dan totalitas untuk meraih kebaikan diri dan orang lain
Suatu hal yang tak kan lekang terbatas waktu dunia
Namun hingga mencapai surga firdaus-Nya

Lingkaran yang mengajarkan pada kami tentang cara bersahabat dengan rasa sakit
Mensyukuri segala kondisi yang tlah terjadi, sebagai ketetapan dari Sang Khalik, Pencipta kami
Bersabar dengan setiap hinaan makhluk-Nya yang coba mengikis iman dan ketaatan
Bersabar pula dengan sanjung puja dan kemudahan yang dapat membuat diri ini terlena dan lupa

Apapun, bagaimanapun... saksikanlah bahwa aku seorang muslimah.

(dhini iffansyah)