Jumat, 02 November 2012

Untuk Lisfa (Lingkar Psikologi Asy-Syifa')

Lisfa.... mungkin waktuku sudah tak banyak untuk bersamamu,
terimakasih untuk semua pengalaman luar biasa yang mengubah hidupku menjadi lebih bermakna...
darimu aku menjadi lebih mengenal Allah Yang Maha Rahman, merasakan indahnya persaudaraan berlandaskan keimanan, dan belajar memahami perjuangan menegakkan risalah islam.

Lisfa.... memang tak banyak yang bisa ku berikan,
bahkan kesalahan telah berulang kali ku lakukan.... semoga dirimu dan Allah berkenan memaafkan.

Lisfa.... setelah ini mungkin aku pun akan segera terlupakan,
tapi biarkan memori tentangmu selalu ku kenang.... sebagai kado terindah yang ku peroleh dari kota Malang :)

Selasa, 30 Oktober 2012

Allah Sang Maha Memudahkan

"Alhamdulillahil ladzi bini'matihi tatimmus sholihaat." (Segala puji hanya bagi Allah yg dgn nikmatNya kita bs menyempurnakan amal2 sholeh)

"Allahumma la sahla illa ma ja'altahu sahla, wa anta taj'alul hasna idza syi'ta sahla." (Ya Allah tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah & Engkau akan menjadikan mudah jika Engkau berkehendak memudahkannya)

jazakillah khoir kpd seorang saudari yang sudah mengajarkan doa indah dihari yang cukup penting ini... :)

ya Allah... kabulkanlah doa kami.



Rabu, 24 Oktober 2012

Life is Fight

Dalam setiap langkah perjuangan... merasakan lelah dan kecewa itu adalah hal yang wajar. Justru aneh bila seorang pejuang tidak pernah merasakannya... 


Namun pejuang sejati tidak akan dikalahkan oleh rasa lelah dan kecewa yang mencoba mengoyak semangatnya
Ia justru semakin memahami bahwa tiada perjuangan tanpa pengorbanan.... dan disetiap pengorbanan akan teruji kesungguhan sekaligus keikhlasan yang kelak akan melahirkan kekuatan dan keberanian.


Orang yang memilih untuk berjuang harus berani berkorban...
dan konsekuensinya adalah..... ia akan menjadi sosok yang tangguh menghadapi tantangan hidup yang senantiasa menghadang.


Para pejuang sejati bukanlah yang merengek agar dipahami
Bukan yang menangis untuk dikasihani. Bukan pula yang lari kala masalah menghampiri.

Tetapi mereka adalah orang-orang yang bangkit walau sudah jatuh berulang kali. Terus bergerak dan tetap berkontribusi. Mencari celah untuk memberikan solusi


Mereka mungkin hanyalah segelintir orang yang mau peduli...
Diantara orang-orang yang semakin acuh dan antipasti
Namun semua itu adalah pilihan...
Semua bebas memutuskan tanpa ada paksaan

Saya memilih berjuang, karena hidup terlalu berharga bila hanya dipenuhi dengan mimpi tanpa usaha mewujudkannya....
Meski ada kemungkinan saya gagal, setidaknya saya tidak akan menyesal.

(dhini iffansyah)